Semua orang tentunya memiliki kebiasaan tidur yang berbeda-beda. Contohnya ada yang sering tidur dengan posisi miring ke kanan, tidur tanpa bantal, tidur tanpa sprei, tidur mendengkur, bahkan tidur dengan menggemeretakkan gigi atau sleep bruxomania.
Di antara contoh-contoh tersebut, sleep bruxomania tentunya menjadi salah satu kebiasaan tidur yang perlu mendapat perhatian khusus. Sebab, suara yang timbul dari gemeretak gigi bisa menyebabkan orang lain merasa terganggu.
Melalui ulasan berikut ini, yuk kenali apa itu sleep bruxomania dan tips ampuh untuk mengatasinya!
Apa Itu Sleep Bruxomania?
Bruxism atau sleep bruxomania merupakan salah satu kondisi di mana seseorang mengatupkan, menggemeretakkan, mengerat, atau menggesekkan gigi ketika tidur. Biasanya, orang yang mengalami kondisi ini tidak sadar telah menggemeretakkan giginya saat tertidur.
Bruxism sendiri termasuk dalam gangguan tidur parasomnia. Yakni suatu kondisi di mana seseorang melakukan kegiatan abnormal saat tidur. Misalnya sleepwalking, night terror, hingga sleep paralysis.
Biasanya, orang yang mengalami bruxism juga memiliki gangguan tidur lainnya. Contohnya adalah mendengkur dan obstructive sleep apnea (OSA).
Apakah Sleep Bruxomania adalah Kondisi yang Umum Terjadi?
Pada dasarnya, sekitar 15 hingga 33% anak-anak memiliki kebiasaan menggemeretakkan gigi mereka saat tidur. Biasanya, anak-anak akan melakukannya saat gigi susu bertumbuh dan gigi tetap mulai muncul. Sehingga, umumnya kebiasaan bruxism ini akan hilang saat kedua set gigi tersebut muncul dengan sempurna.
Namun, kondisi ini tidak hanya terjadi pada anak-anak saja, melainkan terkadang juga dialami oleh orang dewasa. Pada orang dewasa, bruxism atau sleep bruxomania biasanya terjadi karena adanya beberapa faktor. Misalnya kelainan struktur gigi, hingga mengalami gangguan tidur tertentu.
Baca Juga :
- Penyebab Gangguan Tidur pada Lansia dan Cara Ampuh Mengatasinya
- Pentingnya Apa Itu Deep Sleep Untuk Tidur yang Berkualitas
Penyebab Sleep Bruxomania
Selain kelainan struktur gigi yang abnormal (malocclusion) dan gangguan tidur, sleep bruxomania juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor lain. Di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Mengalami Stres
Bertambahnya stres, rasa cemas, amarah dan frustrasi dapat menyebabkan gemeretak gigi yang mungkin tidak Anda sadari. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengelola dan menghilangkan stres sebelum tidur. Selain dapat mencegah bruxism, manajemen stres juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur Anda.
2. Faktor Usia
Menurut penelitian, sleep bruxomania lebih umum terjadi pada anak-anak. Namun, biasanya kebiasaan tidur ini akan hilang dengan sendirinya saat remaja.
3. Tipe Kepribadian
Orang yang memiliki kepribadian yang agresif, kompetitif, atau hiperaktif cenderung lebih memiliki peluang besar untuk mengalami sleep bruxomania.
4. Zat Stimulan Tertentu
Bruxism juga bisa terjadi karena konsumsi zat stimulan tertentu. Misalnya merokok, serta mengonsumsi minuman yang mengandung kafein dan alkohol.
5. Efek Samping Penggunaan Obat
Faktor selanjutnya adalah efek samping yang tidak umum dari beberapa obat psikiatrik. Misalnya phenothiazines, obat antidepresan tertentu, atau obat-obatan ilegal seperti methamphetamine.
Tanda dan Gejala Sleep Bruxomania
Berikut adalah beberapa tanda-tanda dan gejala utama dari sleep bruxomania yang kerap terjadi:
- Mengerat atau menggemeretakkan gigi dengan cukup keras
- Enamel gigi yang rusak, hingga mengekspos lapisan dalam gigi
- Sensitivitas gigi yang meningkat
- Otot rahang yang lelah atau kencang
- Rasa sakit yang seperti sakit telinga, meskipun bukan masalah pada telinga
- Sakit kepala tumpul yang berasal dari pelipis
Baca Juga :
- 5 Penyakit Berbahaya Akibat Gangguan Tidur, Jangan Anggap Sepele!
- Tips Tidur Singkat Tapi Berkualitas, Solusi untuk Anda yang Super Sibuk
Cara Mengatasi Sleep Bruxomania
Sebenarnya sleep bruxomania bukanlah gangguan yang serius. Namun, apabila tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan masalah yang lebih besar.
Selain menimbulkan suara yang mengganggu, risiko kerusakan gigi juga dapat terjadi apabila kondisi ini tergolong parah. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk membantu mengatasi sleep bruxomania:
- Apabila bruxism terjadi karena stres, maka Anda harus belajar untuk mengelola stres dengan baik. Misalnya dengan melakukan relaksasi dan meditasi sebelum tidur.
- Menghindari kebiasaan makan sebelum tidur. Terutama mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti soda, cokelat, dan kopi.
- Hindari konsumsi alkohol. Sebab, gemeretak gigi cenderung semakin parah setelah konsumsi alkohol.
- Berhenti mengonsumsi permen karet karena dapat menyebabkan otot rahang bergemeretak
- Menggunakan retainer gigi
- Relakskan otot rahang pada malam hari dengan meletakkan kain hangat pada pipi di depan cuping telinga
Selain cara-cara di atas, Anda juga bisa mengatasi gangguan sleep bruxomania dengan cara meningkatkan kualitas tidur dan memenuhi waktu tidur ideal sesuai dengan kebutuhan tidur masing-masing. Beberapa cara yang bisa Anda terapkan adalah mengatur suhu ideal di dalam ruangan, menggunakan lampu tidur, mendengarkan musik pengantar tidur, mencari posisi tidur yang nyaman agar cepat mengantuk, hingga menerapkan sleep hygiene.
Sleep hygiene sendiri merupakan pola tidur sehat yang bermanfaat untuk memperbaiki pola tidur yang berantakan sekaligus mengatasi berbagai macam gangguan tidur. Untuk menerapkan sleep hygiene, beberapa hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengatur jam tidur secara konsisten, membatasi tidur siang, melakukan kebiasaan tertentu seperti mandi air hangat sebelum tidur, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Selain itu, penting pula bagi Anda untuk memperhatikan kualitas perlengkapan tidur seperti sprei dan bedcover yang Anda gunakan agar dapat menunjang kenyamanan dalam beristirahat secara maksimal. Sebab, dengan perlengkapan tidur yang nyaman dan berkualitas, maka istirahat Anda pun akan menjadi semakin maksimal.
Demikian adalah ulasan mengenai sleep bruxomania beserta penyebab dan cara mengatasinya. Pada dasarnya bruxism sendiri memang bukanlah sebuah kondisi yang mengkhawatirkan dan umum terjadi. Namun, apabila Anda tidak segera menanganinya, maka kondisi ini dapat mengganggu orang lain akibat suara yang ditimbulkan.
Baca Juga :
- Merk Sprei yang Adem dan Bikin Tidur Nyenyak
- Rekomendasi Bedcover Terbaik yang Bikin Tidur Makin Nyenyak

Sleep Buddy Merk Lokal, Kualitas Internasional sejak 2009, Rasakan pengalaman tidur yang berbeda dari sprei lembut dan tahan lama.







