Bagi hampir semua orang yang tinggal di wilayah bersuhu panas sepanjang tahun seperti Indonesia, alat pendingin udara menjadi kebutuhan primer yang harus ada di satu ruang tertentu. Pasalnya, pendingin udara seperti kipas angin atau AC membuat tubuh lebih nyaman karena tidak kepanasan dan tidak mudah berkeringat baik saat tidur atau bekerja di kantor. Tetapi, tahukah Anda jika terlalu lama atau sering di ruangan ber-AC dapat membahayakan kesehatan tubuh?
Tak dapat dipungkiri jika hampir semua tempat akan dipasangi pendingin udara AC, mulai dari ruang kerja, cafe, kamar tidur, dan bahkan mobil. Hal ini membuat tidak sedikit orang (dan mungkin Anda) akan terpapar angin dingin AC yang tidak selamanya menguntungkan tubuh. Sebab, sejumlah penelitian medis menemukan adanya beberapa risiko masalah kesehatan tubuh akibat terlalu sering di ruangan ber-AC.
Artikel Sleep Buddy ini akan memaparkan apa saja bahaya terlalu sering di ruangan ber-AC untuk kesehatan tubuh.
5 Bahaya Sering di Ruangan Ber-AC Untuk Kesehatan Tubuh
Bekerja, tidur, atau sekedar bersantai di ruangan dingin ber-AC adalah keinginan semua orang. Secara naluriah Anda akan mencari cara agar tubuh tidak kepanasan atau berkeringat saat tidur dan momen-momen lainnya.
Namun, jika Anda terlalu sering terpapar angin AC yang juga tidak rutin dibersihkan, maka dapat memicu penyakit yang tidak hanya muncul dalam waktu dekat, tapi juga penyakit jangka panjang. Permasalahan ini juga berlaku bagi Anda yang beraktivitas atau tidur sambil menyalakan kipas angin secara terus menerus.
Berikut ini beberapa efek samping AC bagi kesehatan tubuh yang perlu Anda waspadai.
1. Kulit Menjadi Kering
Umumnya, permasalahan kulit kering disebabkan hilangnya kelembapan kulit akibat paparan sinar matahari, terlalu sering mandi air hangat, hingga penggunaan skincare yang tidak cocok. Namun, bekerja atau tidur dalam waktu lama di ruangan tertutup yang ber-AC juga bisa menyebabkan kulit kering, kulit sensitif, gatal, hingga mempercepat munculnya tanda penuaan dini seperti munculnya keriput atau kerutan di bawah mata.
Hal ini umumnya terjadi ketika AC tidak bekerja dengan baik yang mana seharusnya mengalirkan udara bersih dan mengganti udara dalam ruangan. Akibatnya, udara tidak tersirkulasi dengan benar dan polutan mulai menumpuk di dalam ruangan.
Baca Juga:
- 10 Tips Buat Kamar Tidur Lebih Sejuk Tanpa Ac
- 7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Skin Barrier Tanpa Disadari
Lambat laun, polutan itu akan menumpuk di kulit Anda sehingga menyebabkan kulit mengering dan gatal. Menurut satu penelitian, jika Anda membiarkan kondisi kulit Anda terus menerus kering, maka dapat meningkatkan risiko terkena berbagai masalah penyakit kulit. Mulai dari alergi kulit, rosacea, eksim, psoriasis, hingga rusaknya skin barrier.
2. Memicu atau Memperparah Alergi
Perlu Anda ketahui bahwa perawatan AC bulanan sangatlah penting untuk menghindari berkembangnya bakteri atau virus penyebab alergi. Apalagi sekarang banyak produk AC dilengkapi dengan teknologi anti-alergen yang mengurangi peluang perkembangan alergen yang ada di udara.
Tetapi, jika Anda terlalu sering di ruangan ber-AC yang Anda tidak tahu apakah rutin dibersihkan, maka dapat meningkatkan risiko alergi, khususnya alergi kulit dan alergi pada saluran pernapasan seperti rhinitis.
3. Tubuh Mudah Lelah
Efek samping dari sering di ruangan ber-AC ini cukup jelas dan banyak dibuktikan secara medis. Berbagai penelitian membuktikan bahwa suhu yang sangat rendah dapat menurunkan produktivitas dan tingkat kerja tubuh manusia.
Alhasil, orang-orang yang tinggal di dalam ruangan ber-AC dalam durasi panjang cenderung menjadi malas dan mudah lelah karena tubuh terasa lemas. Melansir dari Hello Sehat, tubuh seseorang yang berada di ruangan yang selalu dingin akan memproduksi lendir iritasi membran secara terus menerus. Hal inilah yang memicu tubuh mudah sakit dan lemas, bahkan juga bisa membuat pola tidur berantakan.
4. Dehidrasi
Umumnya, AC cenderung membuat udara dalam ruangan, khususnya ruangan tertutup, menjadi kehilangan kelembapannya alias kering. Sebab, uap air di udara akan terserap oleh mesin AC dan dibuang ke luar ruangan.
Hal ini membuat penggunaan AC sebenarnya bagus untuk Anda yang tinggal di daerah lembab. Tetapi jika tempat tinggal Anda tidak terlalu lembab, maka suhu dingin yang dihasilkan oleh AC akan menyebabkan hilangnya terlalu banyak uap air dari ruangan.
Jika tubuh Anda selalu dan sering berada di ruangan yang kering akibat AC, maka akan menyedot kelembaban ekstra dari tubuh Anda yang akan menyebabkan tubuh dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi pun bervariasi, mulai dari:
- Sering haus tapi jarang kencing
- Mulut dan bibir terasa kering atau lengket
- Kulit dehidrasi yang ditandai dengan kulit terkelupas
- Wajah tidak terlihat segar dan fit
- Mudah pusing dan sakit kepala
- Mata merah dan terasa kering
- Mata cekung yang ditandai dengan munculnya mata panda
- Otot tiba-tiba lemas (gejala katapleksi)
Baca Juga:
- 8 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Picu Kerusakan Kulit, Jangan Anggap Remeh!
- 5 Penyakit Berbahaya Akibat Gangguan Tidur, Jangan Anggap Sepele!
5. Masalah Sistem Pernapasan
Puncak dari masalah kesehatan yang diakibatkan dari kebiasaan sering di ruangan ber-AC adalah munculnya gangguan pernapasan, terutama pada rongga hidung dan tenggorokan. Anda akan mengalami beberapa gejala, seperti hidung tersumbat, hidung kering, bersin terus menerus, pilek, bahkan rhinitis. Masalah pernapasan ini juga dapat menyebabkan gangguan tidur yang mana termasuk gangguan tidur berbahaya, seperti mendengkur dan obstructive sleep apnea.
Seperti yang telah disebutkan bahwa AC menyebabkan kulit kering dan dehidrasi, selanjutnya dapat menyebabkan perkembangan faringitis atau radang tenggorokan. Meskipun tidak akan terdampak secara langsung dalam waktu dekat, AC akan mempengaruhi kesehatan paru-paru dan tenggorokan Anda.
Tips Menjaga Kesehatan Ketika Sering di Ruangan Ber-AC
Bagi Anda yang masih harus beraktivitas di dalam ruangan ber-AC setiap hari, baik itu bekerja, sekolah, atau tidur, tak perlu terlalu khawatir. Asalkan Anda melakukan beberapa tips berikut yang membantu Anda tetap sehat walau sering di ruangan ber-AC.
1. Atur Suhu AC
Tips yang sebenarnya paling sederhana tapi masih jarang banyak orang tahu adalah penggunaan suhu AC yang ideal. Menurut penelitian yang kini dipraktikan oleh Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat, suhu ruangan ber-AC yang ideal sehingga tidak terlalu mengganggu kesehatan tubuh adalah 20 hingga 24,4 derajat Celcius.
Namun, jika pengaturan suhu tersebut malah membuat Anda berkeringat dan gerah karena faktor ukuran ruangan, maka Anda bisa menurunkan suhu hingga tubuh Anda merasa sejuk, bukan kedinginan. Tak ada salahnya Anda juga mengimbanginya dengan melembabkan udara dengan humidifier.
2. Pakai Pakaian Tebal dan Panjang
Tips termudah dan sederhana kedua adalah mengenakan pakaian dan celana yang tebal dan panjang. Anda juga bisa menggunakan jaket, sweater, dan kaus kaki jika tempat kerja atau sekolah Anda memperbolehkan menggunakannya di waktu kerja atau belajar.
Pakaian yang tebal akan membantu menahan proses alami tubuh dalam mengeluarkan panas akibat proses pembakaran energi dari makanan. Alhasil, tubuh Anda akan terasa lebih hangat, tapi jangan sampai membuat Anda kepanasan dan gerah, ya. Bila perlu, Anda juga bisa manfaatkan sumber penghangat lain seperti minyak telon dan mengkonsumsi teh herbal hangat.
3. Gunakan Pelembab
Berkaitan dengan kulit kering sehingga menyebabkan kulit gatal-gatal, Anda juga perlu pahami pentingnya penggunaan pelembab seperti moisturizer dan sunscreen walau di dalam ruangan. Keduanya adalah rangkaian skincare yang paling krusial agar tubuh tetap sehat walau Anda harus sering di ruangan ber-AC. Tentu saja, pastikan bahan dasar skincare tersebut sesuai dengan jenis kulit Anda.
Selain menjaga kelembapan kulit agar tidak kering dan selalu terhidrasi, produk pelembab bermanfaat dalam mencegah jenis masalah kulit umum. Seperti jerawat, bruntusan, kulit kusam, flek hitam, bahkan kanker kulit yang merupakan pemicu penuaan dini.
4. Pola Hidup Sehat
Tips terakhir yang juga tak kalah penting adalah penerapan pola hidup yang tak hanya mencegah gangguan kesehatan akibat sering terpapar AC, tapi juga mendukung kesehatan untuk hidup lebih lama dan sejahtera. Berikut ini cara-cara yang bisa Anda terapkan untuk pola hidup sehat.
- Makan makanan sehat kaya vitamin dan serat, seperti sayur dan buah.
- Cukupi asupan air putih sebanyak 2 liter atau 8-10 gelas setiap hari.
- Hindari stres dengan istirahat cukup, olahraga ringan seperti peregangan, meditasi, hingga yoga di luar ruangan ber-AC. Jika Anda bekerja maka penting untuk menerapkan work-life balance. Dengan begitu, kesehatan mental Anda terjaga dan terhindar dari gangguan psikologis dan gangguan kesehatan mental. Misalnya, depresi dan gangguan kecemasan.
- Tingkatkan kualitas tidur dengan memenuhi kebutuhan tidur dengan waktu tidur ideal, yaitu selama 7-9 jam setiap malam.
- Sempatkan tidur siang dengan pola power nap atau pola tidur bifasik sebagai metode tidur singkat tapi berkualitas.
Selagi membahasnya, selain memenuhi jam tidur ideal Anda bisa meningkatkan kualitas tidur dengan menggunakan perlengkapan tidur berkualitas dari Sleep Buddy. Sleep Buddy punya semua koleksi sprei dan bedcover sesuai kebutuhan Anda, misalnya sprei yang lembut dan dingin, bedcover premium untuk menjaga kesehatan kulit, dan lain-lain.
Dapatkan segera di toko-toko sprei dan bedcover terdekat atau seluruh online marketplace kesayangan Anda seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, dan Blibli. Bukan tak mungkin dengan sprei yang dingin membantu tubuh Anda cepat tertidur serta tetap merasa segar dan sejuk sehingga mengurangi intensitas penggunaan AC saat tidur.
Baca Juga:
- 5 Tips Gaya Busana Sesuai dengan Bentuk Tubuh
- Mengenali Macam-Macam Penyebab Jerawat Berdasarkan Letaknya

Sleep Buddy adalah sebuah brand yang ingin menghadirkan kebahagiaan & kehangatan di setiap rumah dengan cara yang berarti .









