Pernahkan Anda mendengar sindrom Sudden Infant Death Syndrome atau SIDS pada bayi? Ini merupakan sindrom yang menyebabkan kematian mendadak pada si kecil.
Umumnya, kondisi ini terjadi saat bayi tidur dan tidak mendapatkan cukup oksigen. Penyebabnya adalah beberapa faktor seperti kondisi bawaan lahir yang lemah, hingga posisi tidur yang salah.
Untuk mencegah terjadinya sindrom SIDS, simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Apa Itu SIDS?
Sudden infant death syndrome atau SIDS adalah sebuah kondisi yang terjadi pada bayi di bawah usia satu tahun. Kondisi ini menyebabkan hilangnya nyawa bayi secara tidak terduga. Biasanya, SIDS ini terjadi ketika bayi sedang dalam posisi tidur.
Akan tetapi, SIDS juga bisa terjadi ketika bayi terjaga atau dalam keadaan sadar. Perlu Anda ketahui pula bahwa sindrom ini bisa terjadi tanpa menimbulkan gejala atau keluhan terlebih dahulu.
Faktor-Faktor yang Menjadi Pemicu Sindrom SIDS pada Bayi
Berikut adalah faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya SIDS:
1. Terkena Paparan Asap Rokok dan Obat-Obatan Terlarang
Paparan asap rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang selama dalam kandungan maupun setelah lahir juga dapat meningkatkan risiko SIDS pada bayi.
Bukan tanpa alasan, zat-zat tersebut dapat memengaruhi perkembangan otak bayi. Akibatnya, respons bernapas maupun bergerak lebih lemah dari seharusnya.
Baca Juga :
2. Bayi Tertidur dalam Posisi Tengkurap
Posisi tengkurap menyebabkan adanya penekanan pada saluran pernapasan. Sehingga, bayi akan sulit bernapas dengan normal dan mengakibatkan suplai oksigen ke otak menjadi berkurang.
Risiko SIDS akan jauh lebih besar jika bayi belum memiliki kemampuan untuk kembali telentang dari posisi tengkurap.
3. Terlahir Prematur dan Berat Badan Rendah
Risiko SIDS meningkat pada bayi yang lahir prematur atau yang memiliki berat badan lahir rendah.
Pasalnya, sistem saraf bayi belum sepenuhnya matang saat lahir dengan kondisi tersebut. Akibatnya, kemampuan otak untuk mengontrol proses bernapas secara otomatis belum sempurna.
4. Riwayat Keluarga
Bayi yang lahir dari ibu berusia kurang dari 20 tahun atau tidak melakukan kontrol kehamilan dan memiliki riwayat keluarga yang meninggal karena SIDS juga berisiko lebih tinggi untuk mengalami SIDS.
5. Tidur Bersama Bayi di Kasur yang Sama
Tahukah Anda bahwa tidur bersama bayi di kasur atau di sofa yang sama bisa meningkatkan risiko SIDS?
Hal ini karena saat tidur, Anda bisa saja bergeser, berbalik badan, dan menimpa bayi Anda tanpa disadari. Tekanan kecil saja sudah bisa mengganggu kemampuan bayi untuk bernapas karena tubuhnya yang mungil.
Gejala SIDS
Sesuai dengan namanya, sudden infant death syndrome terjadi secara mendadak, sehingga tak menimbulkan gejala atau tanda-tanda pada bayi.
Oleh sebab itu, Anda harus memperhatikan kondisi bayi. Jika bayi terlihat kurang sehat atau mengalami sakit yang tidak kunjung sembuh, segera periksakan ke dokter untuk mendeteksi adanya SIDS.
Baca Juga :
- 12 Tipe Pola Asuh Anak yang Harus Diketahui Orang Tua
- Tenang, Begini Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak
Diagnosis SIDS
Seperti penjelasan sebelumnya, sindrom SIDS menyebabkan kematian mendadak pada bayi secara tidak terduga. Maka dari itu, saat ini tak ada tes diagnostik yang tersedia untuk mendeteksi risiko SIDS. Diagnosis SIDS hanya dapat diketahui saat penyebab kematian dijelaskan setelah otopsi atau tinjauan riwayat kesehatan.
Bagaimana Cara Mencegah Terjadinya SIDS pada Bayi?
Setelah mengetahui faktor-faktor pemicunya, maka Anda juga harus memahami bagaimana cara mencegah sindrom ini.
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda terapkan:
- Hindari paparan asap rokok, baik saat mengandung atau pun setelah bayi lahir
- Tidurkan bayi Anda di ranjang atau kasur khusus bayi. Pilihlah kasur bayi yang nyaman. Jika Anda merasa sangat khawatir, Anda bisa menempatkan ranjangnya di dekat tempat tidur Anda.
- Pastikan alas tidur bayi tidak terlalu empuk dan tidak terlalu keras.
- Jangan menempatkan boneka, bantal, atau guling yang berukuran besar dan berat di sekitar bayi.
- Hindari tidur bersama bayi
- Pastikan posisi selimut bayi tidak lebih tinggi dari pundak. Perhatikan juga pemilihan selimut bayi agar buah hati Anda tetap merasa nyaman saat tidur.
- Perhatikan suhu kamar bayi. Atur agar tidak terlalu panas atau terlalu dingin
- Pilih perlengkapan tidur lain dengan hati-hati. Pastikan Anda memilih perlengkapan tidur khusus bayi. Misalnya merk sprei yang bagus untuk bayi, karena kulit bayi cenderung lebih sensitif.
Demikian merupakan ulasan mengenai sindrom SIDS beserta faktor pemicu dan cara mencegahnya. Oleh karena itu, antisipasi dan cegah kondisi ini sebisa mungkin.
Menjaga dan menghindari bayi dari risiko terjadinya SIDS adalah cara yang paling baik yang bisa Anda lakukan. Cara-cara seperti membaringkan bayi agar tidur dengan posisi telentang, memberikan ASI eksklusif dan tidak membalut tubuh bayi hingga terlalu hangat dapat menghindarkan bayi dari ancaman sindrom ini.
Jika perlu, Anda bisa rutin berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
Baca Juga :

Sleep Buddy Merk Lokal, Kualitas Internasional sejak 2009, Rasakan pengalaman tidur yang berbeda dari sprei lembut dan tahan lama.










