Kapan terakhir kali Anda mencuci bantal?
Penelitian menunjukkan bahwa 80% orang sangat malas untuk mencuci bantal yang mereka gunakan sehari-hari. Padahal selain mencuci sprei dan selimut, bantal merupakan barang yang wajib Anda cuci secara rutin setidaknya 4 bulan sekali. Sebab, bantal rentan terkena kotoran, keringat, tungau, hingga debu.
Bantal yang kotor berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Mulai dari gejala alergi, gatal-gatal, hingga gangguan pernapasan akibat bakteri dan debu yang ada di dalamnya. Biasanya, banyak orang enggan mencuci bantal karena khawatir akan rusak, berjamur, atau bau apek setelah proses pencucian.
Padahal, bantal tak akan rusak dan bisa kembali ke bentuk semula selama proses pencucian dan pengeringan dilakukan dengan benar. Lantas, bagaimana cara mencuci bantal yang benar dan tepat? Yuk simak caranya berikut ini!
Bahaya Tidak Mencuci Bantal
Bantal merupakan salah satu perlengkapan penting untuk mendapatkan tidur berkualitas. Oleh karena itu, mencuci bantal secara berkala penting dilakukan karena dapat mencegah timbulnya bakteri sekaligus meningkatkan kualitas tidur.
Hal ini karena bantal dapat menyerap kotoran, minyak dan juga sel kulit mati dari tubuh dan wajah. Jika dibiarkan lama-lama, mereka akan menumpuk dan bisa memicu munculnya tungau.
Mark R. Neustrom, seorang pakar kesehatan dari Kansas City Allergy and Asthma Associates mengatakan melalui The Huffingtonpost bahwa sekitar 66 persen orang memiliki kemungkinan mengembangkan alergi pada tungau yang berasal dari kamar tidur.
Tungau dapat memicu mata berair, tenggorokan gatal, hidung meler, bersin, hidung tersumbat, dan kesulitan bernapas pada orang alergi. Seiring waktu, gejala ini dapat memburuk, yang menyebabkan berbagai gangguan pada kenyamanan tidur dan berdampak negatif untuk kesehatan.
Selain memicu munculnya tungau, berikut adalah beberapa bahaya lain yang muncul jika Anda tidak rutin mencuci bantal :
1. Menyebabkan Masalah Kulit
Kebersihan bantal yang buruk akan menjadikan bantal sebagai tempat penyimpanan debu, lemak atau jaringan kulit mati. Bila terus menggunakannya, potensi Anda terkena masalah kulit seperti jerawat, atau bahkan penuaan dini akan semakin besar.
Maka dari itu, mencuci bantal secara berkala akan memberikan banyak manfaat untuk kesehatan diri Anda.
2. Tidak Bisa Menopang Kepala dan Leher
Jika bantal jarang dicuci, maka busa atau bahan pengisi bantal bisa menggumpal dan membuat bantal kian menjadi datar.
Bantal yang tidak sesuai postur tak akan maksimal menopang kepala dan leher. Hal ini yang akan menyebabkan sakit leher, bahkan cedera otot dan saraf pada area kepala serta leher.
Baca Juga :
- 7 Jenis Kasur Terbaik Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Anda
- Jangan Asal Pilih, Inilah Warna Sprei yang Disukai Tungau Kasur
Cara Mencuci Bantal yang Benar
Sebelum mencuci bantal, pastikan lebih dulu materialnya. Hal ini karena beberapa bahan seperti katun, bulu angsa dan fiberfill bisa dicuci menggunakan mesin cuci.
Selain itu, saat mencuci bantal dengan mesin cuci, pastikan Anda mencuci dua bantal sekaligus untuk menjaga keseimbangan mesin cuci. Upayakan untuk mencuci di mesin cuci yang besar, karena bahan pembungkus akan jadi mudah robek dan membuat isi bantal berantakan jika Anda memakai mesin cuci yang kecil.
Ingat juga untuk tidak mencuci bantal berbahan lateks atau busa memory foam ke dalam mesin cuci. Sebab, mencuci kedua jenis material itu di mesin cuci bisa merusak bentuk dan teksturnya. Sebaliknya, cucilah secara manual.
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda terapkan untuk mencuci bantal dengan benar :
1. Periksa Isi Bantal
Biasakan untuk memeriksa isi bantal, apakah masih dalam kondisi bagus atau tidak, supaya bisa digunakan saat tidur dengan nyaman. Jika isi bantal sudah tidak bagus, Anda bisa mengisi ulang atau malah mengganti bantal dengan yang baru.
Jangan lupa untuk memeriksa jahitan bantal, apakah yang robek atau lubang. Hal ini untuk mencegah kemungkinan isinya bisa keluar saat Anda mencucinya.
2. Mengecek Label Cara Perawatan Bantal
Setiap bantal akan memasang label cara perawatan, jangan sepelekan hal ini saat ingin mencuci bantal. Anda bisa memeriksa label yang ada pada bantal dan mengikuti teknik pencucian sesuai yang diarahkan.
3. Rendam Bantal dengan Air Hangat
Setelah itu, lepaskan sarung bantal. Kemudian siapkan air hangat dan detergen untuk merendam bantal selama beberapa menit.
Air hangat ini berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri selama masa pencucian. Agar kotoran bisa terangkat dengan sempurna, sebaiknya Anda melakukan proses perendaman di bak yang besar hingga seluruh permukaan bantal terkena air dan detergen.
Jangan merendam terlalu lama. Karena merendam terlalu lama bisa merusak material bantal.
Waktu yang disarankan untuk merendam adalah 30 hingga 45 menit. Jika Anda mencuci secara manual, jangan lupa pasang timer sebagai pengingat. Jika Anda mencuci menggunakan mesin cuci, pastikan Anda menyetting waktu dengan tepat.
4. Gunakan Detergen yang Sesuai
Pemilihan detergen juga sangat berpengaruh pada kebersihan bantal yang kita cuci. Saat ini ada banyak ragam detergen yang bisa kita beli di pasaran. Pastikan Anda memilih yang sesuai dengan kebutuhan.
Perhatikan takaran detergen sebelum mencuci. Pastikan jangan terlalu banyak karena beberapa produk detergen mengandung bahan yang bisa merusak material.
Kemudian ulangi proses pencucian hingga 2 kali untuk memastikan seluruh bagian bantal terkena detergen.
Baca Juga :
5. Lakukan Minimal 2 Kali Pembilasan
Apakah Anda sering membilas hanya sekali setelah mencuci?
Ingat, jangan merasa cukup hanya dengan membilas bantal sekali saja. Lakukan pembilasan minimal 2 kali untuk memastikannya benar-benar bersih dari detergen.
Karena sisa detergen yang masih menempel pada serat kain berpotensi membuat kulit iritasi saat Anda menggunakan bantal tersebut.
6. Keringkan Bantal
Jika bantal terbuat dari foam, maka Anda harus mengeringkannya secara manual dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung. Namun jika terbuat dari bahan sintetis, Anda bisa mengeringkannya dengan bantuan mesin cuci.
7. Menekan Bantal Jika Mencuci dengan Tangan
Jika Anda mencuci bantal menggunakan tangan, biasakan untuk menekan, jangan memerasnya karena bisa mengubah bentuk bantal.
Trik ini bisa Anda terapkan agar bentuk bantal tetap “menggembung” seperti sebelum pencucian dan empuk saat Anda menggunakannya.
8. Masukkan Bola Tenis Jika Mencuci dengan Mesin Cuci
Untuk membuat bantal yang Anda cuci dengan mesin cuci kembali “menggembung”, masukkan bola tenis yang telah dibungkus kaus kaki selama proses pengeringan. Tekanan akibat pergerakan bola tenis akan membuat bentuk bantal jadi seperti semula.
Seluruh proses pencucian ini bisa Anda lakukan dengan mudah dan tak memakan waktu lama, maka dari itu jangan malas untuk membersihkan bantal di rumah.
Ada baiknya Anda melakukan pencucian bantal setiap 4 bulan sekali untuk mencegah kuman dan bakteri berkembang biak. Sedangkan untuk sprei dan sarung bantal, cucilah setiap seminggu sekali agar tetap bersih dan wangi sehingga membuat tidur Anda dan keluarga semakin nyenyak.
Hal penting lainnya yang harus Anda perhatikan adalah pemilihan bantal dan sprei yang tepat. Saat membeli bantal dan sprei, pilihlah yang terbuat dari bahan yang nyaman dan berkualitas.
Anda bisa mendapatkannya dari koleksi Sleep Buddy. Dengan Sleep Buddy, Anda akan memperoleh bantal dan sprei dengan bahan terbaik, motifnya yang cantik dan menarik, dan tentunya memiliki kualitas tinggi. Selain bahan yang halus, lembut dan dingin, Sleep Buddy juga anti allergic, sehingga sangat aman digunakan oleh Anda yang memiliki kulit sensitif.
Anda bisa mendapatkan produk Sleep Buddy melalui marketplace kesayangan Anda. Mulai dari Tokopedia, Shopee, Blibli, Lazada, atau Sleep Buddy store. Kunjungi juga akun Instagram kami untuk mendapatkan info terbaru seputar Sleep Buddy.
Baca Juga :
- 6 Manfaat Selimut Tebal dan Berat Untuk Kesehatan Mental
- 5 Manfaat Sprei Polos yang Perlu Anda Ketahui

Sleep Buddy Merk Lokal, Kualitas Internasional sejak 2009, Rasakan pengalaman tidur yang berbeda dari sprei lembut dan tahan lama.








