Crab Mentality Adalah
Feb 22
0 Comments

Pernahkah Anda mengenal seseorang yang tidak suka melihat kesuksesan orang lain? Bahkan, bisa saja orang tersebut merupakan rekan dekat Anda sendiri yang menghalangi Anda untuk maju. Jika iya, bisa jadi ia mengalami crab mentality.

Sesuai dengan namanya, ini merupakan sindrom yang membuat seseorang bersikap layaknya kepiting dalam ember yang menghalangi kepiting lainnya untuk naik. Yang berarti, ia tidak suka melihat orang lain berhasil dan lebih sukses daripada dirinya.

Sejatinya, ini bukan merupakan kondisi psikologis yang baru. Bahkan, mungkin ada banyak sekali fenomena serupa yang terjadi di sekitar Anda tanpa Anda sadari. Sebab, crab mentality sendiri memiliki kaitan erat dengan manipulate personality. Yaitu kondisi di mana seseorang memanipulasi orang lain untuk mendapatkan keinginannya.

Lantas, apa itu crab mentality dan bagaimana cara menghadapinya?

Apa Itu Crab Mentality?

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, crab mentality sebenarnya merupakan kondisi psikologis atau gangguan kesehatan mental. Di mana seseorang cenderung bersikap egois lantaran tak ingin melihat orang lain lebih sukses daripada dirinya.

Sama halnya dengan kepiting yang lebih memilih mati bersama daripada melihat kepiting lainnya berhasil keluar dari ember yang sama. Perilaku ini merupakan analogi dari sikap egois dan iri terhadap kesuksesan orang lain.

Oleh sebab itu, ketika salah satu di antara kepiting tersebut berusaha keluar, kepiting lainnya berusaha menahan kepiting itu sekuat tenaga. Ini adalah analogi di mana seseorang cenderung ingin orang lain berada di level yang sama dengannya, alih-alih menjadi lebih sukses.

Secara tak sadar, mungkin Anda sering menemui perilaku ini di dunia nyata. Misalnya saat seseorang menjatuhkan salah satu anggota kelompok mereka yang memiliki kemajuan atau terlihat lebih menonjol daripada yang lainnya.

Ia akan melakukan tindakan-tindakan seperti meremehkan, merendahkan, memberikan kritik tajam, hingga memanipulasi orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Apabila Anda tidak memiliki mental berani dan self esteem tinggi, bisa jadi Anda akan mudah untuk terjatuh dalam perangkapnya. Bahkan, bisa saja Anda akan rentan merasa insecure, rendah diri dan melakukan self deprecation, hingga kehilangan motivasi.

Baca Juga :

 

Penyebab Crab Mentality

Menurut Psychology Today, ada beberapa hal yang menyebabkan munculnya perilaku crab mentality. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah ketergantungan untuk hidup berkelompok.

Dalam kelompok, tentunya tujuan utamanya adalah untuk mencapai keinginan bersama. Akan tetapi, biasanya dalam kelompok juga tetap ada persaingan dalam berbagai hal. Inilah yang nantinya dapat memunculkan sikap iri, merasa rendah diri, kurangnya self love dan self worth, hingga sifat kompetitif dan perfeksionis.

Apalagi jika Anda sangat peduli dengan posisi sosial di kelompok tersebut begitu juga orang lain, terlepas bagaimana niatnya. Akibatnya, sifat kompetitif tersebut pun muncul.

Crab mentality sendiri akan cenderung membuat penderitanya memiliki hubungan yang buruk dengan lingkungan dan pergaulan. Bahkan, tak sedikit pula yang memiliki sikap antisosial.

Orang yang memiliki kepribadian dan karakter ini juga cenderung akan berpikiran dan merasakan emosi negatif secara terus menerus. Terutama pada orang lain yang ia anggap lebih pintar, kaya, dan beruntung daripada dirinya.

Lantas,bagaimana cara menghadapi orang dengan kepribadian ini?

Baca Juga :

 

Cara Menghadapi Orang dengan Crab Mentality

cara mengatasi crab mentality

Crab mentality adalah perilaku yang dapat terjadi dalam berbagai situasi pada siapa saja. Bahkan, bisa saja Anda menjadi pelaku atau orang yang mengalaminya. Oleh sebab itu, agar Anda lebih waspada terhadap sindrom ini, maka Anda perlu meningkatkan self awareness terhadap lingkungan sekitar. Termasuk terhadap orang-orang yang berada di dekat pergaulan Anda.

Selain itu, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi orang dengan crab mentality :

1. Kenali Diri Sendiri

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengenali diri sendiri. Kenali potensi yang ada dalam diri Anda maupun kelemahan Anda. Dengan mengenali kelebihan dan kekurangan diri sendiri, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk mengontrol atau mengendalikan diri (self control). Sehingga, orang lain pun tidak akan mudah menjatuhkan Anda.

2. Mengevaluasi Diri Sendiri Saat Mengalami Kegagalan

Merasa sedih saat menghadapi kegagalan memang merupakan hal yang wajar. Namun, ingatlah bahwa setiap kegagalan selalu ada pelajaran yang dapat Anda ambil. Alih-alih terpuruk dalam kegagalan dan membiarkan orang memengaruhi Anda, mencoba mengevaluasi diri atas penyebab kegagalan adalah hal yang perlu Anda lakukan untuk kembali bangkit.

3. Terus Mengembangkan Diri

Orang dengan kepercayaan diri yang rendah cenderung akan lebih mudah untuk ditarik ke bawah. Agar rasa percaya diri tersebut meningkat, cobalah untuk menambah nilai pada diri sendiri. Misalnya, mengembangkan hobi baru atau mencoba menguasai kemampuan yang sudah ada. Dengan demikian, Anda akan menjadi lebih kuat dan tidak rentan untuk kembali ke level yang sama dengan orang-orang yang mencoba menarik Anda ke titik terendah.

4. Bergaul dengan Lingkungan Positif

Meninggalkan sebuah kelompok dengan orang yang memiliki sikap crab mentality, terlebih jika mereka adalah teman lama, memang tidak mudah. Namun, tetap berada dalam kelompok tersebut hanya akan menyulitkanmu untuk mencapai kesuksesan.

Nah, mulailah untuk mengurangi berkumpul dengan kelompok lama tersebut dan menambah teman-teman baru yang lebih suportif. Jadi, ketika sedang melangkah mencapai kesuksesan, Anda punya kelompok lain yang suportif sebagai penyemangat. Sebab, sejatinya lingkungan memang memberikan dampak besar dalam pembentukan kepribadian dan karakter seseorang.

Demikian adalah ulasan mengenai crab mentality, penyebab, dan cara mengatasinya. Orang dengan crab mentality memang cenderung akan menghalangi kesuksesan orang lain. Kendati demikian, bukan berarti Anda harus kesal atau marah kepada orang yang memiliki crab mentality. Alih-alih membuang tenaga Anda, lebih baik fokuskan perhatian untuk mencapai kesuksesan yang Anda impikan dan biarkan mereka dengan masalah mereka sendiri.

Baca Juga :

Nissa Sleepbuddy

Sleep Buddy Merk Lokal, Kualitas Internasional sejak 2009, Rasakan pengalaman tidur yang berbeda dari sprei lembut dan tahan lama.